Vihara Kuan Im

Vihara Kuan Im
Vihara Kuan Im

Rabu, 11 November 2009

Sejarah Masuknya Agama Buddha di Indonesia

Sejarah Masuknya Agama Buddha di Indonesia
Kedatangan agama Buddha di indonesia
Bahan-bahan sejarah mengenai kedatangan agama Buddha di Indonesia terdapat di Indonesia, melainkan berasal dari luar, dalam jumlah yang sangat terbatas.
Perkembangan agama Buddha dimulai dg kedatangan agama Buddha Hinayana di Jawa, disusul Mahayana di Sumatra (Sriwijaya) dan Jateng (Mataram).
Perkembangan agama Buddha mencapai puncaknya pd zaman Majapahit, dg “SiwaBuddha-Nya”.
Tujuan Perkuliahan
Anda diharapkan dapat menjelaskan:

1. Tahapan perk ag. Buddha di Indonesia

2. Catatan Fa-Hien ttg ag. Buddha di Jawadwipa

3. Perbedaan candi2 Buddhis di Indonesia & India

4. Peranan Dharmaduta dlm penyebaran ag Buddha Hinayana di Indonesia

5. Perkembangan agama Buddha dan Siwa di Jawa

6. Beberapa Acarya India yg mengunjungi Sriwijaya

7. Kitab Sangyang Kamahayanikan

Kedatangan Agama Buddha di Indonesia
Tidak diketahui pasti kapan masuknya ag. Buddha di Indonesia.
Abad 1 M sdh terdapat hub antara India dan Nusantara.
Berita Fa-Hien (datang ke Indonesia th 414 M tinggal 5 bln) menyatakan bahwa terdapat agama Brahma dan sedikit ag. Buddha.
Th 423 M B. Gunawarman mengembangakan ag. Buddha di Jawa.
Kedatangan I-Tsing th 671 M dan th 688-695 M mengungkap keberadaan ag. Buddha di Indonesia.
Agm Buddha yg diberitakan I-Tsing di Ind. Adalah Mulasarvastivada, Samitiya (Hinayana).
Ag. Buddha mulai berkembang di Melayu.
Mahayana masuk pertama kali ke Sumatera kemudian ke Jawa dan Kamboja.
Th 759 M Sriwijaya meluaskan kekuasaannya sampai Muangthai selatan (Suratani & Patani)
Sriwijaya merupakan pusat keg. Ag. Buddha pd abad II.
Atisa berdiam di Sumatera th 1011 -1023 M & belajar ag. Buddha di bwh bimb Dharmakirti.
Kedatangan para Dharmaduta ke Indonesia mendorong org2 pergi ziarah ke India.
Abad 7 M Nalanda di India merupakan lembaga pendidikan intelektual, dg dukungan 100 desa.
Candi-candi merupakan bukti ag. Buddha telah tumbuh subur di Indonesia.
Nenek moyang Indonesia merupakan seniman religi yg besar.
Menurut Prof. Dr. A.J.Bernet Kempers tiga arca di candi mendut serupakan manifestasi alam pikrian dan kesenian Buddhis yg terbesar.
Tantra merupakan aliran yang belakangan masuk setelah hancurnya Nalanda.
Muncul Siwa Buddha abad 8.
Abad 10 M Siwa Buddha mengalami zaman keemasan.
Kesimpulan
Agama Buddha yg masuk dan berkembang pertama kali di Indonesia adalah dari aliran Hinayana, didasarkan pada berita-berita luar sbb:

1. Bhikkhu Gunawarman (dari Kashmir) datang ke Jawadwipa (423 M) setelah memperdalam di Sri Lanka.

2. laporan dari I-Tsing yg berkunjung ke Sriboja (ibukota kerajaan Bhoja dekat Palembang) menyebut aliran-aliran Hinayana, yaitu Mulasarvastivada dan Samitiya.

Pd waktu Sriwijaya berkembang abad & M, ag. Mahayana sudah mulai menggantikan Hinayana. Hubungan kebudayaan antara Sriwijaya dan kerajaan Pala dan Cola di India, menyebabakan univ Nalanda sbg wadah pend. ag. Mahayana banyak berpengaruh ke Sriwijaya. Berdirinya perguruan ag Buddha di Sriwijaya, dg pengajar2 dr nalanda, memberi ketegasan bhw sejak itu Mahayana lebih berpengaruh. Hal ini didukung dg candi-candi dan sastra agama Buddha yg didapati di Indonesia.
Fa-Hien mencatat dl laporannya, bahwa di javadwipa hanya sedikit penganut agama Buddha dan tdk patut dicatat.
Fa-Hien di Jawa th 414 M, dan pusat2 ag. Buddha Hinayana duh surut di India & diganti Mahayana. Pd awal abad 5 baru terdapat kerajaan Tarumanegara (kerajaan Hindu dg raja bernama Purnawarman di Jabar (Prasasti Tugu)).
Candi-candi di Indonesia berbeda dg candi di India.
Di India candi-candi didirikan untuk menyimpan relik Buddha.
Di Indonesia candi-candi didirikan untuk menghormati leluhur dan juga berlatar belakang kehidupan masy Indonesia pd relief. Patung2 Indonesia memiliki kesyahduan dan keindahan wajah-wajah pribadi yg diarcakan.
Siwa-Buddha merupakan puncak perkembangan ag. Buddha di Indonesia.
Ajaran Tantra merupakan salah satu faktor yg mempertemukan agama Siwa dan Buddha di India.
Ajaran Siwa yg menerima ajaran Tantra itu mengajarkan penumbuhan Brahman dlm semua aspek alam semesta. Penumbuhan tsb dimungkinkan karena adanya sakti, yaitu kekuatan dinamis dlm Brahman.
Pandangan yg sama pd agama Buddha Mahayana, dimana kekuatan dinamis tsb ada pd Prajnaparamita.
Sejak Mataram hingga terbentuknya Majapahit silih berganti beragama Siwa atau Buddha, maka zaman Majapahit istialahSiwa Buddha” diterima sb kesatuan dari dua pandangan.
Bagaimana kabar anda saat ini?
TUGAS ANDA SEKARANG?
PLEASE TAKE A REST!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar